Friday, January 25, 2013

Pria dan Cinta yang Lewat

Tentang satu kisah pada sebuah waktu di tahun 1997. 




image




TAK terhitung berapa lama Pria itu membiarkan hatinya tak berpenghuni. Sebagai mahasiswa sebuah perguruan tinggi negeri terkenal di Surabaya, dia terlalu menghayati perannya sebagai pribadi yang harus belajar. Dia terlalu sibuk menjejali otaknya dengan referensi keilmuan. Dan untuk bidang satu itu, dia boleh bangga. Dia unggul.  Kawan-kawan dan dosen menyebutnya cerdas.


Tapi, sebagai manusia lengkap, yang juga punya afeksi di samping kognisinya yang mumpuni, pria itu bersikap tidak adil. Entah disengaja atau tidak, dia lebih memanjakan kemampuannya bernalar dan mengabaikan kebutuhannya untuk merasa. Hatinya dibiarkan terbengkalai. 


Hingga waktu menyadarkannya dengan sebuah sentilan dalam gulirnya.


Mahmud Tetap Milik Zul


“Mahmud pantang mengingkari janji dengan menikahi perempuan lain.”





Monday, January 21, 2013

Kereta Pukul 3 Sore dari Jakarta



“Aku datang dengan kereta. Masuk stasiun kota jam 3 sore. Paling-paling terlambat sejam. Aku berhasil Dik. Bapakmu tak akan lagi menolak aku. Tunggu aku.


Tarno.”




 


SELAMA 40 tahun Stasiun Kota kecil bernama M itu merekam rapi sebuah cerita tentang hati yang tak pernah mengeluh dalam mempercayai harapan dan memeliharanya dengan telaten. Cerita tentang cinta yang ditukar tempe.


Kisah tentang sebuah kesediaan menunggu yang tak pernah padam.


 



image        

Saturday, January 19, 2013

Romantika Lawu: Kali Ini


AH, betapa aku semakin mahfum kenapa gunung, yang dipercayai sebagian besar masyarakat tradisional sebagai pusarnya Pulau Jawa ini, selalu menarik dicumbui. Stok kedamaiannya tak habis-habis, kendati suasana perkotaan peralahan-lahan mulai menggerus kebersahajaan tradisionalnya.



image




Tuesday, January 8, 2013

Real Man

Women and children can afford to be careless, but not men

Don Vitto Corleone - The Godfather